kementerian-luar-negeri

Legalisasi Kemenlu

Legalisasi Kemenlu yang dimaksud adalah untuk menyatakan keabsahan dokumen dan terjemahannya. Sebelum dibawa ke Kemenlu dokumen harus di legalisir dulu oleh pihak Kemenkumham.

Tahap ini adalah pemeriksaan ke 2. Bagi dokumen yang aspal (asli tapi palsu) biasanya agak susah untuk diterima. Karena disana arsip Negara akan di crosscheck dengan dokumen pemohon.

Terjemahan juga akan periksa kembali apakah dokumen tersebut dikerjakan oleh penerjemah tersumpah (sworn translation) atan bukan. Jika tidak, maka dokumen akan dikembalikan ke kemenkumham dan diminta untuk diperiksa kembali.

Specimen atau contoh tanda tangan pejabat yang menerbitkan dokumen tersebut juga akan direkam kembali untuk kepentingan selanjutnya.

  1. Dokumen Asli sudah dielgalisir oleh Kemenkumham
  2. Dokumen Terjemahan sudah dilegalisir oleh Kemenkumham
  3. Dokumen Asli dan Terjemahan tetap dilampirkan
  4. Membuat specimen pejabat penadatangan dokumen tersebut

Berikut tarif jasa Legalisasi dokumen :

NegaraKemenlu
Arab SaudiRp. 200.000
AljazairRp. 200.000
AustriaRp. 200.000
BelandaRp. 200.000
BelgiaRp. 200.000
ItaliaRp. 200.000
JermanRp. 200.000
MalaysiaRp. 200.000
MarokoRp. 200.000
OmanRp. 200.000
PrancisRp. 200.000
QatarRp. 200.000
RRCRp. 200.000
SingapuraRp. 200.000
TaiwanRp. 200.000
Uni Emirat ArabRp. 200.000

Harga tersebut di atas adalah tarif dasar yang dikenakan oleh Kedutaan Besar, belum termasuk biaya transportasi dan akomodasi serta PPN 10%

Proses Legalisasi dikerjakan selama

KEMENKUMHAM : 4 hari (standard) dan 2 hari (ekspress)
KEMENLU : 4 hari (standard) dan 2 hari (ekspress)
KEDUTAAN : 6 hari (standard) dan 4 hari (ekspress)

Biaya layanan ekpress ditentukan 2 kali lipat dari tarif standard.